kisah jenaka
Dia hadir menyapaku dengan mata dan senyum bagaikan mbak dan mas sales Indomaret. Aku menjawab sapaannya dengan perasaan malu bagaikan tanaman putri malu yang telah disentuh oleh manusia. Semua indah sedari awal.Kita saling bersua tanpa absen sekalipun. Saling mengabari. Saling mendukung. Saling jail. Saling menyakiti juga diakhir. Eh terlalu cepat ceritanya. Tunggu dulu dong. Kita saling mengenal satu sama lain karena takdir Allah pfft dramatis. Rahasia deh kalau awal perkenalannya. Tiba-tiba di suatu hari yang cerah. Dia udah nggak sabar ketemu aku. Aw. 😂 Kita bertemu di suatu tempat yang sungguh tidak romantis. Tapi, hal itu menjadi lebih romantis ketika aku lalui bersamamu pftt. Inget. Diakhir bakalan saling menyakiti woi hahaha 😂. Andai aku tau akhir kisah kita berdua seperti aku menulis ulang cerita kita. Sepertinya tulisan ini tidak ada, karena aku lagi senang-senang bersamamu hahaha. Tempat yang tidak romantis itu ialah warung bakso yang aku nggak tau itu enak apa nggak....