Rasa "ini" hadir lagi..
Entah sampai kapan "Rasa ini" hilang . Rasa dimana aku merasa lemah dari semuanya dan putus asa. Aku seperti seseorang kehilangan arah.
Apa yang aku rasakan?
Apa yang harus aku lakukan ?
Selalu saja menyalahkan diri sendiri tanpa henti, selalu saja ingin menyerah -___-
Kali ini, Aku ingin ada seseorang yang mau memegang tanganku atau memelukku dan memberikan berbagai saran untuk diriku.
Kali ini, Aku seperti orang yg lemah gemulai tanpa tulang, sangat sulit untuk berdiri.
Aku ingin berteriak pada dunia ini "AKU MASIH KECIL, LEBIH KECIL DARIPADA ADIKKU". Kali ini, aku merasa tangan dan badan ini yang biasanya dipegang dan dituntun ke arah yang lebih tinggi dan akan dilepaskan perlahan-lahan. Aku belum siap. TIDAK AKAN PERNAH SIAP.
Dimana tangan yg menuntunku?
Aku merasa belum pernah bisa menjajaki dunia lebih tinggi.
Aku merasa dimana aku anak yg paling bodoh di keluargaku. Dari anak pertama hingga kelima hanya aku yg tidak mempunyai bakat apapun.
Tak hanya dirumah, di Lespun juga merasa seperti itu.
Dari sekian banyak bangku di suatu ruangan G-Class hanya satu bangku yg tidak mampu mengerjakan soal dengan santai dan mudah, hanya selalu merasa sulit disetiap babaknya.
By : Sofya Poerwanta
Date : 24 Agustus 2013
Apa yang aku rasakan?
Apa yang harus aku lakukan ?
Selalu saja menyalahkan diri sendiri tanpa henti, selalu saja ingin menyerah -___-
Kali ini, Aku ingin ada seseorang yang mau memegang tanganku atau memelukku dan memberikan berbagai saran untuk diriku.
Kali ini, Aku seperti orang yg lemah gemulai tanpa tulang, sangat sulit untuk berdiri.
Aku ingin berteriak pada dunia ini "AKU MASIH KECIL, LEBIH KECIL DARIPADA ADIKKU". Kali ini, aku merasa tangan dan badan ini yang biasanya dipegang dan dituntun ke arah yang lebih tinggi dan akan dilepaskan perlahan-lahan. Aku belum siap. TIDAK AKAN PERNAH SIAP.
Dimana tangan yg menuntunku?
Aku merasa belum pernah bisa menjajaki dunia lebih tinggi.
Aku merasa dimana aku anak yg paling bodoh di keluargaku. Dari anak pertama hingga kelima hanya aku yg tidak mempunyai bakat apapun.
Tak hanya dirumah, di Lespun juga merasa seperti itu.
Dari sekian banyak bangku di suatu ruangan G-Class hanya satu bangku yg tidak mampu mengerjakan soal dengan santai dan mudah, hanya selalu merasa sulit disetiap babaknya.
By : Sofya Poerwanta
Date : 24 Agustus 2013
Komentar
Posting Komentar