SEMINAR ENTREPENEUR DI JEMBER
Hari
minggu, aku punya waktu janjian pergi ke Gedung Setardjo, Universitas
Jember.Yap, aku kesana untuk menghadiri seminar entrepreneur gituu, emang ini
hal yang pingin aku lakuin selama umur dua puluhan ini. Aku ingin jadi pengusaha.
Entahlah aku jadi pengusaha apa tapi yang penting pengusaha haha. Aku emang
kurang mencerminkan pengusaha sih -.- yah lumayanlah ada satu langkah untuk
meraih cita menjadi pengusaha. Sapa tau disana bisa punya ide atau kalo
beruntung ya jadi punya temen atau bahkan calon jodoh pengusaha disana haha.
Sebenernya, tujuanku Cuma satu, kepingin kecipratan ilmu tentang pengusaha
untuk selebihnya bonus kali ya.
Acara itu
gratis, cuma nunjuin KTM Universitas Jember aja udah bisa masuk. Sebenernya ada
system ticketing sih, tapi aku dapat informasinya yang gratis aja. Aku
berangkat kesana bersama Amrin, temen kuliahku yang memiliki jiwa pengusaha
yang tinggi, kalau mau jual sesuatu dia tinggal jalanin aja tanpa mikir, itusih
pendapatku gatau juga kalo dia mikir apa nggak untuk jualan itu hahaha. Aku
udah cepet-cepet prepare untuk pergi kesana. Sebelum ke tempatnya, aku harus
jemput Amrin dulu. Kondisi yang belum sarapan, kita memutuskan untuk beli nasi
bungkus yang harganya yaa lumayanlah Rp 7.000. Sampai di tempat, peserta juga
masih belum begitu banyak. Kok kebetulan ketemu temenku yang bener-bener punya
bisnis yang gak main-main lah. Yak namanya Abram, dia anak pemilik toko Sumber Madu guys di Jember, so
kalian kalau mau beli oleh-oleh khas Jember, beli aja guys disana. Dia juga
punya usaha snack terizawa, kalau mau tau, kalian bisa search aja Terizawa. Nah
aku baik kan? Padahal niatnya cerita ujungnya aku promosiin dagangan
temenku. Ketemu Abram dan beliau memberitahukan
kepada kami dengan polosnya karena belum
makan pagi, beliau bersabda “acaranya di mulai jam 10.00 kata temenku yang jadi
crew acara ini” eng ing ong OK KAMI SHIAP!. Kita datang di tempat yaa lumayan
lah ya jam 08.30.Beberapa menit kemudian, gerombolan peserta menuju ke pintu
masuk, kita mengikuti dan yap berbaris untuk bisa masuk ke dalam.
Kita udah
masuk ke dalam gedung Soetardjo dimana EDSA pernah mengadakan acara yang super
megah disini pada tanggal 29 Oktober dengan pembicara yang WAOUW yaitu PIDI
BAIQ dan YUSRI FAJAR. Di dalam gedung ini membuatku teringat bagaimana diriku bisa
jatuh dan memiliki bengkak berwarna ungu di sekitaran paha hingga betis. Sakit
pemirsa rasanya, yap itulah perjuanganku. Agar bisa lebih dekat dengan para
speakers, kita memutuskan untuk cari tempat duduk yang lumayan depan. Barisan
depan udah banyak yang nempatin sementara kita mau makan nasi bungkus terlebih dahulu. Yap,
karena kejadian itu, kita pindah tempat di barisan tengah. Kita mulai membuka
nasi bungkus, saat itu aku cuma bisa ketawa menyadari keberadaan aku dan Amrin
di seminar makan nasi bungkus dari luar haha. Selama makan, kita diliatin para peserta lainnya,
ya biasalah dengan wajah-wajah “ih norak ih, masak iya makan nasi bungkus”
haha.
Seminar
udah dimulai, kita mendengarkan dengan seksama. Materinya bagus-bagus bikin gak
nyesel datang kesana. Seminar diawali dengan menyanyikan lagu Indoensia raya
juga hymne dan mars komunitas yang
ngadain acara ini. Seminar dimulai jam sepuluh-an kayaknya sampe break
istirahat jam 12.30 kayaknya. Pukul 13.15, peserta diharapkan untuk kembali ke
gedung lagi untuk melanjutkan acara. Aku dan Amrin sejenak berkeliling melihat
stan yang ada di sisi kanan,kiri dan belakang. Kita tertarik dengan tulisan
kebab yang hanya seharga lima ribu. Kebetulan lagi rame, kita putuskan untuk
melihat stan yang lain dan yaaap stan kerudung. Beberapa mbak-mbak berjualan
kerudung disana, cukup murah sih untuk kerudung kekinian, Cuma 100k dapet 3.
Lah aku mau ngiklanin stannya mbaknya hahaha. Untuk pertama kali singgah, kita
tidak membeli apa-apa. Kita pergi ke masjid pusat Universitas Jember untuk sholat
dhuhur. Sebetulnya di sekitaran gedung ada tempat untuk sholat gitu, tapi ada
yang bikin gak nyaman ialah tempat wudhunya yang terbuka dan tidak terpisah.
Gak nyaman kan? Tau sendiri , aku mau hijrah jadi pribadi yang lebih baik
hahaha. Sampai di masjid, kita bertemu temen kuliah kami yang sedang berdiskusi
agama dengan salah satu teman organisasinya. Masha allah, idaman banget kan ya?
Ehtapi, aku datengin seminar entrepenur juga mashaa allah kan haha *ngarep
pujian.
Kembali ke
Gedung Soetardjo untuk membeli kerudung yang kita pikir cukup murah.
Mbak-mbaknya ramah banget dan lucu abiss. Akhirnya kita selesai memilih dan gak
lupa kita membayar. Setelah kita membeli kerudung, kita mulai focus kembali
untuk mendengarkan pembicara lainnya yang belum tampil. Oh sungguh malang perut
kami, kita membeli kebab yang seharga 5000 dan Sodog (Sosis Endog) yang cukup
mengganjal perut kami hingga akhir seminar bahkan kita sharing air putih yang
dibawa Amrin pagi itu.
Materi
seminar yang supeer, pengalaman speakers yang luar biasa mampu membuat aku
tergugah untuk memiliki usaha juga. Materi yang aku inget ialah speakers yang
membahas Personal branding dan Ketua Bekraf *Badan Ekonomi Kreatif) *CMIIW* .
Dari dua speakers tersebut aku mendapatkan poin-poin yang berharga.
-- Personal Branding
Kita sangat perlu dan butuh sekali dalam personal branding. Seperti kita
ketahui, kita hidup tidak hanya sendiri, kita butuh komunikasi naah personal
branding ini sangat perlu dan dibutuhkan oleh setiap manusia. Wajib punya!
2. Bekraf
Aku baru tau ada badan ekonomi yang menyokong usaha kreatif mahasiswa. Seneng banget, bisa tau profit di berbagai
aspek, kok ya pas kemarin munculin profitnya film. Kereeen, profitnya dari
sebuah film sungguh menakjubkan.
Aku
mengikuti acara tersebut hinggapukul 18.00 malam. Oh ya satu lagi yang bisa aku
dapetin juga, bahwa mimpi itu butuh di realisasikan, jangan di biarkan tetap
menjadi mimpi. Bisanya kapan di realisasi? Secepat mungkin karena kita gaktau
bakal hidup berapa lama. Memang kerasa berat,tapi ayolah otak kita harus bisa
membuat segalanya yang susah jadi mudah. Semua kalimat itu bukan aku yang
ngomong tapi founder Hipmi kayaknya. Maaf ya daritadi kayaknya kayaknya aja,
karena aku emang gakbisa focus dengan titel tapi yang paling penting itu
dapetin ilmunya hahaha.
Akhirnya,
kita pulang. Sumpah capek abis kayak habis kuliah entrepreneur gituu. Uangku
habis ,so aku mampir ke ATM dulu. Seingetku uang di ATM ada uang sekitar
200-an, sayangnya di ATMku Cuma nunjukin uangku 182.*** gitu. Awalnya aku
santai aja ambil uang 100.000 eh kok yaa saldo jadi 82.***. Aku shocked parah,
dan gakbisa mikir lagi, aku masukin dan keluarin ATM-ku. Aku ngerasa ATMku
salah. Setelah momen gak percaya itu, aku menyerah dan berusaha
mengingat-ingat. Sampai sekarang pun aku masih shocked. Gimana gakmau shocked,
minggu ini aku harus pulang dan belum beli tiket, paketan internetku juga habis
hari ini. Masalah paketan, yaudah kali ya, yang paling penting ini bagaimana
aku bisa beli tiket. Untungnya aku masih punya simpenan uang.
Kunci
kesuksesan ialah Key of Success. *MC KONDANG SE-BANDUNG DEDEN DELICIOUS* Jangan
lupa kontak beliau guys kalau butuh MC, beliau punya anak didik MC lumayan
banyak*katanya. Dijamin lucu haha*. Sukses kang Deden *kalau baca ini*.
Ok dah! Bye!
Komentar
Posting Komentar