TEMENKU KENA TIPU! (BALADA JAGUNG DAN TERASI)



            Pengalaman ini sebenernya dari temenku, aku hanya mencoba menceritakan kembali. Awalnya aku tau kejadian ini, aku kaget dan gak nyangka. Yuk baca ceritanya!

Temenku bernama Jagung (nama samaran) ialah temen sewaktu aku masih bersekolah di Surabaya. Kami lumayan dekat, tetapi sejak aku kuliah di Jember, komunikasi kami hanya sekedar via whatsapp, itupun tidak sering atau bisa dibilang intens. Ya seperti pertemanan pada umumnya, ketika aku kembali ke Surabaya, aku bertemu dengannya untuk menanyakan kabar serta cerita apa yang terjadi pada dirinya selama kami tidak bertemu. Suatu hari, dia menghubungiku dengan tulisan yang terkesan gelisah. Ada apa ? pikirku. Aku jawab dan akhirnyaa Jagung menceritakan semuanya.

Bermula Jagung berkenalan lewat social media. Memang Jagung ini anak kekinian sekali, berkenalan melalui social media. Aku, sebagai anak yang mengaku keikinian se-RT menyerahkan jabatanku kepada dia. Aku kalah. Aku tidak pernah berkenalan lewat social media. Eh pernah berkenalan, tetapi tidak sampai di titik “yuk bertemu”. Jagung memang ship dah. Kita sebut lelakinya ialah Terasi ya? Lah kenapa terasi? Ya setiap omongan dia itu bau semua, layaknya terasi. Aku sebagai saksi disini tidak mengetahui bagaimana mereka bisa mengenal. Aku hanya mengetahui dari cerita Jagung yang mana kejadian (tipu-menipu) ini  baru terjadi. Jagung chat-chat-an deh sama si Terasi dan berpindah ke social media whatsapp. Pengakuan Jagung ialah dia telah mengenal terasi sekitar beberapa bulan, ya kita bisa sebut tiga bulan lah ya. Nah, suatu hari yang awalnya indah menjadi suram di akhir. Jagung tidak mengetahui jikalau hal yang tidak mengenakan terjadi pada dirinya. Terasi menyakiti hati Jagung. Disini aku tidak bisa menceritakan secara detail apa yang dilakukan terasi pada Jagung. Mohon maaf ya?. Silahkan kalian terka-terka sendiri deh. Terasi gelap mata serta kbodohan Jagung dengan pilihannya yang bodoh. Siang hari, mereka bertemu untuk jalan-jalan berakhir dengan tidak indah, Jagung ditelantarkan di pinggir jalan oleh Terasi. Beruntungnya, Jagung memaksa terasi untuk mengantar dia. Kan, bisa kalian liat betapa busuknya sifat terasi ini.

Pagi hari yang cukup cerah, seperti biasa aku berkutat dengan bacaan, bacaan caption instagram ahaha. Tiba-tiba mendapatkan informasi jikalau Jagung sedang mengalami trauma yang mendalam karena perbuatan terasi yang busuk. Aku sebagai teman, marah dong. Jengkel, pingin aku ulek deh terasi sama omongan pedesku. Jadilah sambel terasi ahaha. Jagung menangis tersedu-sedu, disitu aku sudah cukup sedih mendengarkannya. Terasi tiba-tiba memblokir nomor Jagung tanpa ada alasan yang jelas. Memblokir tanpa ada alasan yang jelas adalah sebuah penolakan atau lari dari kenyataan. Dasar terasi, si pengecut. Kami merencanakan suatu rencana untuk nge-reach si terasi entah bagaimana caranya. Kalian pasti mikir, kenapa gausah digubris aja? Kan lebih enak urusannya. Hal yang dilakukan terasi bukan hal yang biasa shayang, maka dari itu gakbisa di biarin. Setelah beberapa hari dengan kekuatan jemari Jagung, beliau menemukan hal-hal yang tak terduga. Terasi yang awalnya ngaku namanya elite sekali ternyata bukan itu nama aslinya. Misal ya, dia ngaku namanya dia tuh Samuel eh nama asli dia tuh Slamet. Jengkel gaksih? Sudah mulai bazingan tuh terasi. Eh dia juga malsuin kota asal dia. Terasi ngaku orang Bandung eh asalnya orang Situbondo. Ckckck dasar terasi dengan segala kehaluannya. Aku memang sudah mulai tidak percaya ketika si terasi ngaku orang Bandung soalnya pas dengerin suaranya itu kayak orang Jawa Timur. Aduh terasi dasar kamu tuh. Mengaku bekerja di salah satu perusahaan eh nyatanya berbeda. Si terasi ini memang tingkat kehaluannya tinggi. Jiwanya sepertinya perlu dirawat. Hal yang bikin aku curiga dari awal ialah si terasi ini punya beberapa akun instagram yang mana kelihatanya dia memang melang-lang buana mencari mangsa lewat instagram. Huft. Pelajajaran yang bisa kita ambil ialah jangan sekali-kali percaya dengan orang melalui social media. Cross-check terlebih dahulu sebelum kejadian yang buruk terjadi. Aku gak nyangka aseliik kalo kasus penipuan ini bakalan terjadi di sekitaranku. Hati-hati ya guys, semoga kalian tidak terkena korban si Terasi ini. Aamiin. Semoga kita dijauhkan oleh kelakuan lelaki seperti terasi, aamiin. Doakan juga ya guys, semoga jagung bisa selalu melanjutkan hidupnya.

Itulah singkat cerita dari si Jagung dan Terasi. Semoga bisa diambil hikmahnya, pengalaman ini semoga dijadiin pager buat kalian yang seneng kenalan lewat social media.

See you on my other posts!

Writer: Sofya Poerwanta 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

hantu 👻

satu tahun bersama sesosok NPD

selamat ulang tahun, aku 🎂🎉🥳