teruntuk kamu yang tak ingin kusebut namanya




Aku tidak berharap sama sekali kamu membaca ini. 

Terima kasih sudah memberi warna di kehidupan asmaraku. Tak kusangka aku  merasakan perasaan yang selama ini dirasakan oleh beberapa temanku yaitu menerima harapan palsu atau apa ya, perasaan tak jelas ini. Akupun bingung. 

Jujur saja, aku tidak pernah tertarik denganmu sama sekali sejak kita bertemu. Entah kenapa ketidakhadiranmu dalam hidupku membuatku merasa "diabaikan" selalu datang setiap kali aku mengingatmu. Ya kamu mengabaikanku.

Jika kamu pernah menonton film Hotel Transylvania bahwa Drac akan jatuh cinta ketika menerima Zing dari seseorang yang dia sukai. Nah itu terjadi kepadaku. Aku merasa kamu memberikan  Zing kepadaku hingga aku yang awalnya tidak memiliki perasaan apapun kepadamu akhirnya jatuh pula.

Sudah lama kita tidak bersua dan saling sapa melalui chat, tapi anehnya kamu selalu datang di mimpiku dan entah bagaimana selalu ada kamu. Aku tidak merindukanmu saat itu. Sumpah. Benar apa kata banyak orang bahwa "the heart is never lie". Aku me rindu kanmu. Ah sebal aku bisa mengatakn hal menjijikkan ini.

Sedikit demi sedikit, aku ingin melupakanmu. Melupakan semua tentang kamu setiap harinya dan akhirnya waktu yang aku inginkan datang, ketika kamu mengganti nomormu. Ah betapa senangnya. Jika kamu tau, aku sangat sebal sekali ketika aku memosting story di WhatsApp dan tanpa sadar aku selalu mencari namamu untuk mengetahui "apakah kamu melihat story-ku?". Ditambah lagi jika aku juga memosting story di Instagramku, lagi-lagi aku tanpa sadar mencari username Instagram-mu. Ah bahkan membayangkan kebodohanku itu membuatku sebal. Setiap hari aku ingin mengatakan kepadamu "Wahai kamu yang tak ingin aku sebut namanya, please nggak usah liat apapun yang aku posting dan bahkan aku pingin begging untuk kamu memosting sesosok yang kamu idamkan, seperti yang dahulu kamu ceritakan kepadaku, agar aku tidak berharap apapun sama kamu". Bahkan aku merasa, kamu lebih baik memiliki pasangan daripada kamu masih tetap sendiri seperti ini. Aku sebal melihat kamu masih sendiri ditambah lagi aku makin benci dengan imajinasi dan anganku tentang kamu. 

Syukur sekali akhir-akhir ini aku mengetahui bahwa kamu mengganti nomormu dan akhirnya aku paham kenapa kamu tidak pernah online lagi di kontak Whatsapp-ku. Mungkin ini adalah sebuah teguran dari Allah untuk berhenti mengharapkan sesuatu tentangmu. 

"Mulai detik, menit, jam dan hari ini aku siap untuk berusaha menghapus memoriku bersamamu dan terima kasih kali ini kamu telah bekerja sama denganku untuk melupakanmu"

Terima kasih atas semuanya ya temankuu, sehat dan selalu bahagia untuk kehidupanmu yaa. Luvv. 

Note: ah, leganya sudah mengatakan semua yang ada di hati melalui tulisan ini, syukur sekali. 

Sofya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hantu 👻

satu tahun bersama sesosok NPD

selamat ulang tahun, aku 🎂🎉🥳