i was depressed, umm maybe
Gak sengaja nemu tulisanku yang ada di catatan buku randomku. Fyi aja, aku nggak bisa banget liat kertas kosong ehehe. Aku seneng banget nulis tentang perasaanku dan apapun itu. Makanya kalau ditanya aku punya buku diary? Yap aku punya, dan banyak. Sangat random sekali tempatnya ehehe.
Okay mari kita bahas tulisanku yang menunjukkan ekspresi sedikit depresi eh kayaknya nggak tepat sih depresi. Mungkin lebih ke perasaan hampir putus asa.
Dimulai dari short story tentang "regret".
"When I lay in the coffin, I will find what lonely is.
I thought my world has end if I die, but I don't know, there is a world await"
Translate:
Saat aku berbaring di sebuah peti mati, aku akan menemukan apa arti kesendirian itu. Aku pikir duniaku sudah berakhir jika aku mati, t tapi aku tidak tau, (jika) ada dunia yang menunggu.
Nah kan, aku baca tulisan itu dan merinding sendiri. Aku bahkan gak inget apa yang aku pikirkan. Satu hal yang aku ingat adalah aku merasa tidak berguna karena aku merasa tidak melakukan apapun seperti manusia yang lainnya, such as bekerja, menikah, menjalin hubungan, mendirikan usaha dsb. Tulisan itu juga menggambarkan bahwa aku ingin menyudahi semua tapi tidak mau haha. Bimbang juga kamu, pik! Ahahaha.
Lanjut, tulisan yang lumayan panjang dengan grammar yang acak kadut.
"I see my world never look at me. The world always betrays me. One day, I looked at candle which i turn on. I look what phatetic I am. I am sobbed and feel pity at myself. Because of that, I take a knife on the table. I stab my heart by using it, then. I again looked myself smile with closing eyes. I am happy seeing it.
One minute, two minutes, three minutes, four minutes, five minutes. On five minutes, my phone rings, my mother calls me. I wanna pick it up, but I can't. I start to confuse, I try to wake up myself, but I have no energy. I am crying loud(ly). No one comes. I've just realized if there is one who always loves me. Unfortunately, it's late. I am in different world right now. If you ask me, am i happy? You know the answer tho 😔"
Translate:
Aku melihat dunia tidak pernah melihatku. Dunia selalu menghianatiku. Suatu hari, aku melihat lilin yang aku nyalakan. Aku melihat betapa menyedihkannya diriku. Aku menangis tersedu-sedu dan menyedihkannya diriku. Karena hal itu, aku mengambil pisau di atas meja. Aku menancapkan pisau pada jantungku. Aku melihat diriku lagi dengan wajah tersenyum dengan menutup mata. Aku senang melihat wajahku tersenyum.
Satu menit, dua menit, tiga menit, empat menit, lima menit. Pada menit kelima, ponselku berbunyi. Ibuku menghubungiku. Aku ingin mengangkatnya, tetapi aku tidak bisa. Aku mulai bingung, aku mencoba membangunkan diriku sendiri, tetapi aku tidak memiliki energi. Aku menangis sekencang-kencangnya. Tidak ada yang datang. Aku baru saja menyadari bahwa jika ada satu orang yang selalu mencintaiku apa adanya. Sayangnya, itu sudah terlambat. Aku berada di dunia yang berbeda sekarang. Jika kamu tanya kepadaku bahwa "apakah aku bahagia?" Kamu tau jawabannya.
Whoaa amazing, aku takut sekali mengetahui bahwa itu semua tulisanku. Aku nggak menyangka bahwa aku menulis tentang hal itu. Aku merasakan bahwa menyedihkannya aku saat itu. Aku ingin memeluk diriku saat itu.
Pesan untuk aku:
Opik, hang in there! Apapun masalahnya pasti ada jalan keluar yang terbaik. There are lots who love you meskipun kamu nggak pernah mengetahuinya secara langsung. Bahkan, dirimu sendiri, saat ini menyanyangimu. Tetaplah berjuang untuk menggapai keinginanmu. Jangan takut, coba! Lakukan yang terbaik dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT. Jika itu yang terbaik, kamu akan mendapatkannya. Jika itu bukan yang terbaik, Allah akan memberikan gantinya dengan yang lebih baik. Semangat!
Untuk kalian yang udah baca, terima kasih ya. Jika kamu pernah merasakan seperti apa yang aku rasakan, kamu hebat guys! Kamu sudah melewati masa itu atau kamu sedang di posisi sama denganku, saat itu. Hang in there, kamu hebat, you are loved 💞.
Ini aku mau kasih wejangan untuk diriku di masa depan atau bagi siapapun yang baca ini. Aku dapat tulisan dari base twitter sih, tapi sudah ada sumbernya juga. Ini tulisan dari D.D.
Thank you ❤️ you are loved ❤️
SofyaPoerwanta
Komentar
Posting Komentar