PERGI KE KBS (KEBUN BINATANG SURABAYA) SAMA MBAK RETNO dan ROSI
Sebelum aku cerita tentang kegiatan apa yang aku lakukan di KBS, aku akan mengenalkan siapakah mbak Retno dan Rosi. Mereka adalah teman baruku yang aku kenal selama kuliah profesi guru. Iya, aku kuliah lagi. Cerita aku kuliah lagi akan aku ceritakan lain kali saja ya ehehe. Mereka adalah teman terdekatku selama aku kuliah.
Cerita singkat mengenai kuliah
profesi guru ini adalah kuliah yang sangat super duper padat untuk mendapatkan sertifikat pendidik (bukti guru profesional). Setiap
senin-jumat masuk dari pagi hingga sore, lanjut mengajar les dan tak lupa tugas
menanti. Padat sekali bukan? Hingga minggu UAS tiba. Minggu UAS yang sangat hectic sekali. Sempat
sekali aku nangis sebelum aku berangkat ke kampus, saking pusing dan bingungnya
diriku menghadapi UAS. Kegiatan setelah minggu UAS adalah PPL (Praktik
Pengalaman Lapangan) I. Sebelum masuk minggu PPL, kita mendapat minggu tenang.
Sebenernya nggak tenang amat karena harus menyelesaikan semua tugas yang ada di
LMS. Mantap. Untungnya aku bisa menyelesaikan sebelum minggu tenang berakhir.
Nah, setelah menyelesaikan tugas tersebut aku dan teman-teman (Mbak Retno dan
Rosi) memutuskan untuk pergi ke KBS (Kebun Binatang Surabaya).
It will be fun pikirku saat itu
dan ternyata emang se-menyenangkan itu.
D-day.
Kita berangkat dari rumah
masing-masing. Aku membawa snack untuk dimakan bersama-sama, sementara itu Mbak
Retno bawa sarapan “lontong sayur”, jualan ibunya. Enak banget sumpah. Aku suka.
Rosi membawa jati diri saat itu hehehe. Eh dia bawa jajanan pasar sih xixi. Pembagian
bawa jajan atau sarapan itu volunteer aja sih. Nggak yang direncanakan yang
gimana-gimana. Kita saling menunggu di depan loket. Saat itu kebetulan hari
Rabu dan hari itu sungguh ramai karena banyak anak TK dari berbagai sekolah
mengunjungi KBS. Kita merasa salah hari karena sangat ramai.
Di dalam Kebun Binatang kita
mengambil beberapa foto dan video serta melihat-lihat hewan-hewan yang ada di
sana. Kita juga buat video TikTok loh ehehe. Nggak hanya itu, kita naik perahu
juga untuk melihat sekeliling. Sayangnya aku lupa berapa harganya xixi. Oh ya,
ada hal yang menarik. Kita melihat langsung penjaga kebun binatang memberi
makan Komodo. Whoaa keren. Ternyata, Komodo diberi makan tikus biar sense
berburunya terpenuhi alias biar gerak. Kalau nggak gitu dia bisa nyerang
pengunjung kapan aja. Gitu katanya xixi. Ilmu baru bukan?
Setelah capek mengelilingi kebun
binatang. Kita memutuskan untuk pulang. Ketika menuju tempat parkit ternyata
Rosi tergiur dengan tawaran salah satu photographer yang menawari untuk foto di
depan ikon Surabaya yaitu ikan Suro dan Buaya. Akhirnya, kita berfoto dengan 3
gaya. Setelah itu, kita diajak untuk pergi ke tempat untuk mencetak fotonya.
Seingetku harga satu print photo 20.000. Untuk cetak 3 photo dengan gaya
berbeda hanya 50.000. Tapi, kita memutuskan untuk mencetak satu photo yang sama
3 kali. Sebenernya, si tukang foto agak sebel dengan keputusan kami untuk tidak
menurutinya xixixi. Setelah itu, kita memutuskan untuk makan bakso yang ada di
sekitaran kebun binatang. Kita disarankan oleh ibu-ibu untuk makan bakso di salah
satu tempat. Lalu, kita menuruti saran ibu tersebut. Mmm ternyata rasa baksonya
biasa aja hihi. Eh ternyata setelah dipikir-pikir, ibunya tuh salah satu mitra
bapak baksonya xixi. Ah elah kong kalikong ternyata. Setelah perut kenyang,
kita malah foto-foto lagi dong. Memang kami seperti bocil yang gak mau
pulang-pulang eheheh. Setelah dirasa cukup foto-fotonya kita memutuskan untuk
pulang. Akhirnya pulang juga ya? Ehehehe.
It was best experience so far after
hectic months. Cukup menenangkan dan menyenangkan. Seruu.
Ini ada beberapa foto yang bisa
menggambarkan betapa bahagianya kami heheh.
Komentar
Posting Komentar