Cerita PPG Pra Jabatan | Awal

    Cerita ini berawal di tahun 2022, bulan Agustus sepertinya. Lagi-lagi aku lupa karena kejadiannya udah lama dan aku baru cerita tahun ini, dimana aku sudah lulus PPG ehehe (Alhamdulillah). Ibuku mengirimi pesan broadcast mengenai brosur PPG (Program Profesi Guru) melalui WhatsApp-ku. Dalam chat tersebut ibuku memintaku untuk mencoba untuk mendaftar program tersebut. Awalnya, aku benar-benar tidak tertarik menjadi Guru di dalam kelas atau di suatu sekolah karena aku emang nggak mau aja. Namun, mungkin ibuku khawatir akan masa depanku yang pastinya nggak mungkin menjadi guru les freelance saja, maka dari itu ibuku menawariku program tersebut. Dengan beberapa pertimbangan, akhirnya aku mendaftar untuk menenangkan dan menyenangkan ibuku. 

    Selama proses mendaftar ini, ternyata ada beberapa esai yang harus diisi dan ini capek. Jujur, aku menunda-nunda untuk mengisinya. Pada H-2, akhirnya aku mengebut untuk mengisi semua pertanyaan. Eh di akhir, ternyata harus membayar 150k kalau nggak salah. Karena ada pembayaran ini, awalnya aku mau mundur aja, karena aku merasa sayang sekali mengeluarkan uang sebanyak itu yang pikirku kalau aku nggak lolos. Namun, untuk menyenangkan ibuku, akhirnya aku membayarnya dan berhasil mendaftar. 

    Oh ya, di PPG ini ada beberapa tahap yang harus dilakukan. Tahap satu sudah aku jalani yaitu mendaftar online, mengisi esai, lalu tahap kedua ialah tes CBT mengenai mata pelajaran yang nantinya akan aku ajar. Kebetulan aku lulusan Sastra Inggris, pastinya nantinya aku akan mengajar Bahasa Inggris. Beberapa minggu sebelum ujian, aku belajar terlebih dahulu. Oh ya, aku mendapatkan pencerahan mengenai tes dari temanku yang terlebih dahulu mendaftar PPG ini. Sehingga aku ya tinggal belajar apa yang dia sarankan ke aku. Aku bener-bener belajar dan menyiapkan yang terbaik yang aku bisa untuk menunjukkan kepada ibuku jikalau aku nantinya kalau nggak lolos, berarti memang bukan jalanku karena aku sudah benar-benar melakukan yang terbaik. 

    D-Day (Ujian)

    Ujian dilaksanakan di gedung FIB UNESA yang bertempat di jalan Lidah Wetan. Fyi, UNESA menjadi universitas yang aku inginkan saat S-1, namun sayangnya masih belum jodoh xixi. Selama ujian, aku mengerjakan semaksimal mungkin dan aku rasa soalnya lumayan mudah karena emang soalnya untuk murid SMP/SMA. Alhamdulillah ujian telah usai. Aku bener-bener udah melakukan yang terbaik dan menyerahkan hasilnya pada Allah. 

Fyi, aku mendaftar PPG bersama teman semasa aku kuliah, namanya Riska. Riska sungguh mendambakan PPG ini, karena menurutnya jalan ini kemungkinan bisa menjadi jalan pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya. 

    Hari Pengumuman Tes

    Di hari pengumuman tes, aku kira aku nggak lolos. Aku malah kepikiran temanku, Riska. Eh Alhamdulillah aku lolos dan harus ada tes wawancara selanjutnya. Syukurnya juga temanku, Riska juga lolos tes. Aku mulai dag dig dug ser karena aku udah lama nggak interview pekerjaan. Dan akhirnya, jadwal tes wawancara muncul dan aku mendapat di hari minggu pagi kalau nggak salah. 

    Tes Wawancara

    Persiapan tes wawancara ini aku dapatkan dari berbagai sumber, TikTok dan YouTube. Bocorannya ialah pertanyaannya seputar esai yang sudah kita kerjakan saat pendaftaran. Nah, kesalahanku aku tidak menyimpan esai yang aku tulis. Tau sendiri, aku mengerjakannya ngebut ehehe. Akhirnya, aku berusaha mengingat apa saja yang aku jawab dan aku tulis di kertas. Itu menjadi modalku untuk belajar. 

    Di hari tes wawancara, syukur alhamdulillah aku mendapat dua bapak pewawancara yang baik dan ramah. Jadinya, nggak tegang. Aku bisa menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh pewawancara dan semua yang aku siapkan benar-benar ditanyakan oleh pewawancara. Alhamdulillah lancar. 

    Dari tes wawancara ini, aku juga nggak berharap banyak. Aku benar-benar pasrah dan mindset kalau aku sudah melakukan yang terbaik di rangkaian pendaftaran PPG ini. 

    Pengumuman

    Setelah melakukan tes wawancara, akhirnya beberapa minggu kemudian pengumuman penerimaan mahasiswa PPG Pra Jabatan sudah keluar. Informasi yang aku dapatkan ialah di sore hari. Awalnya aku takut untuk membuka halaman website pengumuman, ditambah aku malah khawatir dengan temanku, Riska. Aku menunggu jawaban Riska mengenai hasil dari pengumuman itu. Selagi menunggu, aku membuka website dan menemukan tulisan bahwa aku lolos seluruh rangkaian tes PPG Pra Jabatan dan aku resmi menjadi mahasiswa PPG Pra Jabatan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Alhamdulillah. Mengenai temanku, Riska. akhirnya dia juga lolos dan menjadi mahasiswa UNEJ kembali exixi. 

Beneran aku nggak nyangka aku lolos PPG Pra Jabatan ini. Ya karena emang aku gak berharap banyak. Mungkin, ini menjadi jawaban doa dari orang tuaku dan usaha kerja kerasku juga. Fyi, aku bener-bener buta akan dunia mengajar atau keguruan ini karena ya emang aku nggak punya pengalaman ngajar di sekolah formal. 

Oke itu awal dari proses aku menjadi mahasiswa PPG Pra Jabatan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Later, aku akan menuliskan proses jatuh bangun merungsuk tertekan selama kuliah PPG Pra Jabatan ehehe. See ya. 

Sofya Poerwanta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hantu 👻

satu tahun bersama sesosok NPD

selamat ulang tahun, aku 🎂🎉🥳