Nonton MY SHINee World sendirian | November 2023
(Poster MY SHINee World)
Kabar mengenai film SHINee sebagai hadiah karena sudah tumbuh bersama SHINee selama 15 tahun sudah tersebar. Pastinya aku sebagai SHINee World aka Shawol sejak tahun 2010 juga nggak ingin ketinggalan untuk nonton. Awalnya aku sungguh antusias sekali dengan adanya film My SHINee World ini. Ekspektasiku film ini adalah film dokumenter mengenai perjuangan SHINee mengadakan konser mulai sedari awal hingga 15 tahun ini. Ya harapanku seperti film dokumenter BIGBANG yang pernah aku tonton. Jadi, hal itu yang buat aku makin semangat buat nonton.
Penayangan yang ada di Indonesia lebih lambat dibanding tayangan yang ada di negara asal, South Korea. Seingetku sih di Indonesia tepatnya di Surabaya tuh tayang di akhir bulan November dengan harga yang tidak murah, 175.000. Awalnya aku maju mundur buat nonton. Alasan paling utama ialah karena aku nggak ada temen. Niatnya mau ajak teman dekatku Alm. Monik kalau harganya sekitar 50.000 eh karena harganya jauh dari perkiraan, maka dari itu aku nggak jadi ajak dia dan akhirnya memutuskan berangkat sendiri.
Seminggu sejak poster MY SHINee World sudah ada di CGV Indonesia, tepatnya juga di Surabaya, aku masih maju mundur. Akhirnya aku memutuskan di 3 jam sebelum penayangan. Beruntungnya, masih ada sisa bangku. Aku memilih bangku pojok karena aku yakin teman SHINee World yang lain akan mengajak teman dekat yang juga suka SHINee dan bisa dipastikan akan bergerombol pada satu tempat. Nah itulah alasanku memilih bangku pojok. Yang paling syukur sih, masih ada kursi kosong ehehe. Aku membayar melalui website CGV.
Aku memilih CGV Ngagel, Surabaya. Aku mengestimasi untuk berangkat satu jam sebelumnya. Ya namanya rencana hanyalah sebuah rencana. Kita tidak pernah tau apa yang semesta inginkan, bukan? hahaha akhirnya aku berangkat sekitar 45 menit sebelum. Bergegas pergi dan mencoba mengandalkan insting. Eh kok ya takdir Allah aku nyetirnya kebablas. Alhasil muter huhu aku selama perjalanan banyak dzikir biar aku selamat meski aku ngebut. Aku benar-benar tidak ingin rugi. Harga segitu tapi aku melewatkan scene pertama? Oh tentu aku tidak mau. Sesampainya di mall, aku berlari hingga sedikit tersandung dan mencoba calm. Alhamdulillah, aku datang sebelum lampu bioskop dimatikan. Sesuai dugaan, banyak SHINee World yang sudah membawa atribut seperti hand banner atau lightstick. Ya bagaimana ya, aku sebagai fans SHINee pas-pasan tidak membawa atribut atau menggunakan warna official SHINee ehehe. Saat aku duduk, aku mencoba mengatur nafasku yang tersengal-sengal akibat berlarian haha dan mencoba membangun topik dengan teman sebelah.
"aku pikir aku telat kak" ucapku yang sebenernya nggak penting haha
"oh enggak kak"
"naik apa kesini kak?" tanyaku kembali
"naik motor." jawabnya sambil mengatur perintilan SHINee
"kakak, rumahnya dimana?" tanyaku lagi meski nafas masih berusaha kembali normal.
"aku asalnya Sidoarjo" jawabnya
"waah jauh ya" jawabku sambil mengatur kerudungku yang berantakan karena tidak memakai ciput.
"kakak sendirian kah?"
"iya, sendirian. Aku niatnya sama temen, tapi temenku tiba-tiba cancel"
"wah sama kak. Aku nggak punya teman sefandom" jawabku
"Ini perintilan dapet darimana kak? kok semua sama." tanyaku
"oh itu aku dikasih sama mbak yang ada di depan tadi. Tapi kayaknya udah habis" jawabnya
Setelah sedikit percakapan, akhirnya lampu bioskop mulai mati dan gaungan suara "All Around You" sudah memenuhi ruangan bioskop. Film MY SHINee World pun mulai. Film ini berisikan cuplikan video saat beberapa konser SHINee sesari debut hingga sekarang, serta ditambah dengan beberapa obrolan member SHINee mengenang perjalanan mereka sebagai grup SHINee. Ada beberapa celotehan lucu yang dilontarkan oleh member yang membuat kami, SHINee World tertawa bersama. Selama cuplikan video konser ditayangkan, kami coba untuk menyanyi bersama dan sesekali menggoyangkan lightstick official SHINee (bagi yang punya). Kalau aku nggak punya, yang aku goyangkan adalah kaki karena kedinginan pfft haha. Ada beberapa SHINee World juga menangis haru ketika menonton. Bagaimana dengan aku? Aku tidak menangis. Aku malah merasa amaze sama diri sendiri. Bisanya aku hafal lagu, adlib, dan pergerakan SHINee di setiap cuplikan video konser SHINee. Film ini berdurasi hampir 2 jam. Senang? Iya senang karena bisa berangkat nonton sendiri, nonton Korea, ngobrol sama SHINee World juga. Ayeee~
Bagaimana dengan filmnya? Mmm sepertinya aku terlalu berekspektasi kalau fim ini akan menjadi film dokumenter seperti yang aku sebutkan sebelumnya. Aku sedikit kecewa. Rasanya aku hanya membayar 175.000 dengan menonton cuplikan konser saja yang biasa aku bisa tonton lewat laptop. Kayak aku merasanya tidak ada hal baru. Ya ada sih hal baru, ya obrolan kecil dari para member dan hanya itu. Rasa menjelajah dari awal debut hingga sekarang syukurnya masih terasa namun esensi dokumenter kehidupan backstage tuh nggak ada. Delivernya tuh kayak ada yang kurang. Mungkin karena aku compare sama yang pernah aku tonton kali ya ehehe. Kataku SM Ent. jago banget buat cetak duit sih ehehe. Tapi hal yang paling berkesan ialah ya aku akhirnya nonton event "oppa" sendiri, naik motor sendiri, blending sama temen shawol juga. Seruuu.
Hal yang bisa dipetik ialah meskipun tak sesuai harapan pastinya ada hal yang baik bisa kamu ambil sebagai pengalaman. Terima kasih SHINee udah bikin film yang bisa membuat diriku tergerak sendiri. Fyi, aku adalah anak yang apa-apa selalu ada temen. Entah itu sama temen deket atau sama saudaraku xixix. Makanya hal ini terjadi tuh, aku seneng banget dan sekaligus bangga banget sama diri sendiri ehehe.
Sekian.
Sofya Poerwanta

Komentar
Posting Komentar